Mimpi atau Kenyataan? (1)


Hai! Sudah sekian lama tidak menulis blog :( maafkan.. karena semakin umur bertambah dan semakin banyak cerita yang tidak perlu dipublikasikan atau... semakin tertutup...  Nah, sekarang postingannya pake kata-kata sedikit baku, yaaaa ;)

enjoy !


***

 Alhamdulillah... setelah sekian lama, memang sedikit berlebihan sih kalo diungkapkan dengan kata-kata karena ini kali pertamanya beberapa karya seni aku dipublikasikan atau ya... dipamerkan di Pra-Event pameran yang diadakan oleh komunitas Pensil dan Kertas :)

 Awalnya melihat announcement yang muncul di timeline facebook, ada acara pameran yang diadakan komunitas tersebut. Memang, sekali melihat itu langsung hati membara! Ingin sekali mengikuti pameran itu dan ternyata.. harus mengumpulkan karya seni dengan syarat-syarat tertentu juga harus mengikuti tema yang sudah tertera pada pengumuman tersebut.
 Melihat "tema" saja sudah menyerah.. karena butuh waktu untuk mengerjakan sebuah karya seni yang ditentukan "tema"nya -___- karena belum terbiasa mengerjakan suatu karya seni dengan "tema"

 Memang sempat terlintas akan mengikuti pameran itu, "yaaaaah syudaaah laaah mau bisa apa" pada waktu itu. Tapi walaupun aku gak ikutan yang penting mengekspresikan diri tetap harus berjalan selalu, entah mengapa.. dulu sempat mencoba melukis dengan cat akrilik (memang lumayan harganya dan lumayan susah untuk melukis dengan akrilik karena pemula) karena yang aku tau melukis ya... melukis.. gak memandang ini catnya apa? atau itu harus pake cat lukis yang ini itu. 

 Beberapa minggu kemudian, ada postingan dari komunitas Pensil dan Kertas tentang pengumpulan karya seni dengan tanpa tema!!  ^_^ senangnya hati ini, tapi waktunya mepet banget "..Pengumpulan karya paling akhir tanggal 24 Mei.." :( untungnya ada kordinator pengumpulan karya seni, aku minta waktu perpanjangan untuk pengumpulannya karena aku belum ada waktu kosong untuk mempersiapkan karya-karya ku soalnya kata Ka Kuntara gambar-gambarnya diusahakan menggunakan frame, walau udah kelewat dari tanggal pengumpulan KaKun masih aja kasih kesempatan aku untuk ngumpulin :) ya.. sempet gak jadi juga sih.. soalnya disamping lagi dines dan gak ada yang nganterin ke Babakan Siliwangi karena karya-karya aku termasuk (kebanyakan), mana gak tau jalan :(




 Singkat cerita semua karya aku sudah diframe kan dan gambar sketch lainnya hanya ditempel lembaran kardus dengan karton hitam saja karena dana tak mencukupi untuk diframe semua -_- Lalu sekitar tanggal 28 Mei, aku membawa gambar-gambar yang (kebanyakan) ini ke BakSil.. sebelum sampai kesana, tak tau mengapa terasa sulit bernafas haha mungkin karena nervous dan gak pernah tuh yang mengikuti acara seperti ini + ada perdebatan yang terjadi di dalam mobil karena ayah ibu tak tau dimana tepatnya tempat pengumpulan karya-karya ini (nambah sesak saja ini nafas). Lalu ku telfon KaKun untuk meminta petunjuk arah jalan menuju TKP, untung saja ada KaKun yang menunggu dan Wulan.. merasa tak berkawan disana dan gak mau jauh-jauh dari Wulan karena banyak laki-laki disana :( Wulan kira aku umurnya diatasnya ya... sudah dimaklumi karena ada yang lebih parah daripada itu :) KaKun dan Wulan  kaget ketika mereka menghitung berapa banyak karya yang ku kumpulkan.


dalam hati.. "harusnya jangan bawa banyak-banyak... duh!"

  Setelah itu aku diminta untuk mengisi formulir + admin, hati ini merasa was-was karena berada di tempat yang asing pada malam hari. Aku pun berkenalan dengan Desti dan mereka sempat bertanya kepada ku tentang apa dekorasi yang bagus untuk acara pra-event nanti, ku lihat mereka sibuk mencari dekorasi yang simple di google. Lalu datang lah ayah yang mengajak ngobrol kami bertiga, yah... dengan kebulan asap rokoknya membuat aku sesak -_- kalau ayah sudah ngobrol akan susah untuk memotong pembicaraan, ya.. semacam "welcome to super trap" lah istilahnya.. apa lagi ditambah ngobrol + ngerokok. Dan akhirnya KaKun bersama panitia datang dan kami bertiga meninggalkan KaKun dan ayah berdua, aku sempat berkenalan dengan panitianya.. penampilannya rapih, aaaah aku lupa namanya.

    Ketika kami sedang menghitung gambar-gambar yang aku kumpulkan Desti kaget mengapa aku kumpulkan sebanyak itu............. aaah mengapa yaa?!!! Lalu saat aku menunjukan yang mana saja gambar yang aku kumpulkan, Desti memanggil nama Gilang, aku yang sedang jongkok pun menghadap kebelakang dan melihat lelaki bertubuh kecil, berambut gondrong sedang mengambil tempat minumnya yang berwarna orange itu dari tasnya, tak ambil pusing ku panggil namanya "Gilang?", "Iya??", "Ini gilang yang waktu itu minta pin?", "Oh! kamu ya" langsung aku berdiri dan ia terlihat kaget dengan wujud ku yang begini tingginya -_- ia pun  memberikan hpnya kepada ku agar langsung aku yang mengetikan pin bbm. Agak kaget juga sih liat isi kontaknya dia :D haha sudahlaaah.
   
   Yang namanya malu banget pamitan ke para anggota pensil dan kertas, aaaduh punggung udah kaya kerasa dingin aja, Desti ku ajak untuk ikut nebeng sampai ke tempat gang ia biasa pulang.
  
   Tanggal 30 pun datang! sayangnya, aku tak bisa menghadiri hari pertama acara pra-event tersebut :( sedih sih.. karena ya itu.. acaranya malam, jadi.. ya.. ga dibolehin. Aku pun sibuk menanyakan bagaimana acara disana kepada Desti dan Gilang lewat bbm, memang slow respon karena katanya rame banget.. aaah mengapa oh mengapa :( tapi dibales juga ko sama Desti, ia juga bilang kalau karya abil paling banyak dipajang (percaya ga percaya aja.. wow.. impossible banget). Siapa lagi ya yang belum ditanya? KaKun!! Rasa bangga dan terharu ketika KaKun mengirimkan foto-foto pada saat acara berlangsung dan gambar-gambar ku yang dipajang via bbm, bisa dibilang lebay karena pada saat itu melihat foto yang ia kirimkan mata ini sudah dibanjiri oleh air mata.
my babies :*











  Karena aku penasaran banget apa yang terjadi disana, aku insiatif untuk telfon KaKun.. mungkin yang Kakun dengar hanya tangisan.. karena..

bersambung..

Comments

Fight 😉😉
Jangan berhenti berkarya yak 😊

Popular posts from this blog

Tersipu-sipu

Hanya amatiran

Cerita cinta ku seperti FTV

UKK "Ujian Kenaikan Kelas"